Ban awet = perjalanan lebih aman dan hemat biaya!
Ban adalah satu-satunya bagian mobil yang langsung bersentuhan dengan jalan. Maka dari itu, kondisi ban yang prima sangat penting demi kenyamanan dan keselamatan berkendara. Sayangnya, banyak pengemudi baru maupun berpengalaman yang kurang memperhatikan perawatan ban, hingga akhirnya ban cepat aus, botak, atau bahkan pecah di tengah jalan.
Berikut ini tips merawat ban mobil agar lebih awet dan tidak cepat botak, versi CV. Putra Ramayana Solo:
Tekanan ban yang tidak sesuai (baik terlalu rendah atau terlalu tinggi) bisa mempercepat keausan tapak ban dan membuat konsumsi BBM lebih boros.
✅ Gunakan standar tekanan angin sesuai anjuran pabrikan (lihat di pintu mobil atau buku manual).
✅ Cek tekanan ban setidaknya seminggu sekali atau sebelum perjalanan jauh.
Ban kempes bisa menyebabkan sisi ban cepat aus, sedangkan ban terlalu keras bisa membuat bagian tengahnya cepat botak.
Rotasi ban adalah proses memindahkan posisi ban depan ke belakang atau menyilangnya, agar keausan merata.
✅ Idealnya dilakukan setiap 10.000 km atau 6 bulan sekali.
✅ Bermanfaat untuk memperpanjang umur ban dan menjaga kenyamanan berkendara.
Ban depan biasanya lebih cepat aus karena menanggung beban kemudi dan pengereman.
Jika setir terasa bergetar atau arah mobil cenderung menarik ke satu sisi, bisa jadi mobil Anda perlu spooring (penyetelan sudut roda) dan balancing (penyeimbangan ban).
✅ Disarankan setiap 10.000 km atau saat terasa tidak stabil.
✅ Mencegah keausan tidak merata pada ban dan menjaga kestabilan mobil.
Jangan abaikan kerikil atau benda kecil yang menyelip di sela-sela ban. Jika dibiarkan, bisa merusak struktur ban dan mempercepat keausan.
✅ Cuci ban secara rutin dan periksa permukaan ban dari paku, batu tajam, atau retakan.
✅ Gunakan pembersih khusus ban untuk menjaga elastisitas karet.
Gaya berkendara Anda sangat mempengaruhi umur ban. Menekan pedal gas atau rem secara tiba-tiba bisa menyebabkan ban cepat botak.
✅ Berkendara dengan lembut, hindari ngebut-ngebutan dan hard braking.
✅ Gunakan engine brake saat menuruni jalan untuk mengurangi beban rem dan ban.
Panas matahari yang berlebihan bisa mempercepat keretakan ban dan membuat karet menjadi getas.
✅ Gunakan sarung ban atau parkir di tempat teduh jika mobil sering diam dalam waktu lama.
✅ Cek dinding ban dari retak halus sebagai tanda ban mulai tua.
Beberapa tanda ban perlu diganti:
Tapak ban sudah menyentuh TWI (Tread Wear Indicator)
Ban sudah digunakan lebih dari 3–4 tahun
Permukaan ban terlihat retak atau benjol
Getaran saat berkendara meningkat
CV. Putra Ramayana Solo menyediakan berbagai merek dan ukuran ban mobil dengan harga grosir dan eceran.
Kami juga melayani pemasangan, balancing, dan konsultasi pemilihan ban sesuai kebutuhan Anda.